Home/ Seputar Kampus
A A A
Bank Indonesia Berikan Sosialisasi Cara Menentukan Keaslian Uang Rupiah
Rabu, 17 Mei 2017 | 09:45:00 WIB Share

Guna memenuhi amanat Undang-Undang Mata Uang, Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang rupiah logam Tahun Emisi 2016 sebagai alat pembayaran yang sah. Uang baru ini telah diberlakukan sejak 19 Desember 2016 lalu.

Untuk meminimalisir jumlah uang palsu yang beredar, BI memberikan sosialiasi cara menentukan keaslian uang rupiah TE 2016 tersebut kepada 120 penerima beasiswa BI dari tiga perguruan tinggi Sumatra Barat di Aula Anggun Nan Tongga BI, Senin (15/5).

Selaku pemateri, Ahmad Ridwan,  menyampaikan bahwa untuk menentukan uang palsu perlu dilakukan tiga tindakan yaitu dilihat, diraba, dan diterawang. “Jika nanti mendapatkan uang palsu perlu melaporkan kepada BI. Pasalnya, yang memiliki wewenang menentukan uang tersebut palsu atau tidak hanyalah BI,” terang ridwan.

Mengenali perbedaan uang palsu dengan uang asli dapat dilihat dari warnanya yang terang dan jelas, sedangkan uang palsu lebih kabur. Selanjutnya, terdapat benang pengaman seperti dianyam. Khusus uang seratus ribu dan lima puluh ribu akan berubah warna jika dilihat dari sudut pandang tertentu. Terdapat gambar tersembunyi yang multiwarna di bagian ujung uang.

Serta jika diraba, uang asli akan terasa kasar pada bagain tertentu seperti pada nominalnya, pada wajah pahlawan, dan pada burung garuda.  Juga terdapat kode tunanetra pada sisi kiri dan kanan uang.

Uang asli, jika diterawang terdapat logo BI yang membentuk gambar yang utuh dan terdapat tanda air berupa gambar pahlawan. “Pada uang palsu sendiri gambar pahlawan ini tidak rata dan tidak rapi,” jelasnya.

Reporter : Maida Yusri

Editor: Arrasyd 

 

 

 

Kirim komentar anda
Nama
Alamat
Email
Komentar
Security Code

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Iklan
menerima tulisan
 

All copyrights property of third party used in this site and its corporate sites still owned by respective owners.