Artikel » Artikel/Pendidikan

Internet: Tantangan Guru Masa Kini

Oleh: Rika Pertiwi
Kamis, 04 Desember 2014 | 10:25:00 WIB Share
Rika Pertiwi

Rika Pertiwi: Jurusan Teknik Elektronika 

Pendidikan dan internet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan di era globalisasi ini. Baik guru maupun siswa keduanya tidak mempunyai batasan dalam menggunakan internet. Namun, masalahnya sekarang adalah apakah guru bisa menggunakan internet dengan benar? Pertanyaan ini dilontarkan karena pada umumnya pengguna internet di Indonesia adalah demografi yang lahir setelah 1990. Mereka tumbuh dan dibesarkan oleh komputer, televisi, radio, gadget canggih dengan berbagai macam merek, dan internet. Kelompok ini adalah generasi yang tumbuh ketika teknologi informasi sudah mengakar dan menjadi kebutuhan sehari-hari. Mereka  disebut digital native, penduduk asli era digital.

Berbeda dengan guru yang pada umumnya lahir tahun 70 dan 80-an. Pada masa itu teknologi informasi tidak terlalu dominan. Kebanyakan dari para guru adalah mereka yang mulai memanfaatkan teknologi setelah agak dewasa atau digital immigrant. Perbedaan antara guru dan siswa ini memisahkan kedua generasi di antara jurang digital.   

Perbedaan tersebut menyebabkan guru tidak lagi menjadi satu-satunya orang yang paling tahu dengan berbagai informasi yang sedang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Guru bukan lagi orang yang lebih pandai dari siswanya. Sehingga bisa saja apa yang ditanyakan oleh siswa mengenai persoalan atau isu yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan, terkait dengan pembelajaran di sekolah tidak mampu dijawab oleh guru. 

Selain itu, tantangan terbesar guru pada masa kini adalah mempersiapkan siswanya untuk mampu menghadapi tantangan masa depan yang lebih berat dan berbagai persoalan yang terus menerus berkembang. Di sini guru dituntut untuk senantiasa melakukan peningkatan dan penyesuaian kemampuan profesionalnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut caranya adalah menyelaraskan kearifan dan keterampilan para guru dengan teknologi yang lazim digunakan oleh siswanya. Dengan kemampuan seorang guru menggunakan dan memanfaatkan teknologi, seperti internet akan mempermudah guru dalam menjawab berbagai pertanyaan siswa terkait dengan isu-isu yang sedang berkembang.

Internet dapat mempermudah para guru dalam memperkaya materi pembelajaran di sekolah. Di kelas, guru tidak lagi dituntut untuk mengajar menggunakan papan tulis dan spidol seperti biasanya. Tetapi, sekarang guru bisa menggunakan media, seperti laptop untuk menampilkan gambar atau video yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang diunduh guru di internet. Melalui teknologi informasi seperti internet itulah guru dapat membagi informasi dengan mudah dan cepat kepada peserta didiknya.

Internet menyediakan banyak situs yang dapat dijadikan sumber informasi atau sumber belajar, seperti wikipedia.com, blogspot.com, wordpress.com dan situs-situs lainnya yang dapat dijadikan sebagai sarana untuk berbagi informasi. Berdasarkan hasil riset Lembaga Riset Nielsen, wikipedia.com telah dikunjungi oleh 62.097 juta pengunjung per bulan, blogspot.com dikunjungi 45.712 juta pengunjung per bulan, dan wordpress.com dikunjungi 20.357 juta pengunjung per bulan. Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat dalam menggunakan internet. Tingginya angka pengguna internet telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, seperti meningkatnya prestasi peserta didik dan efisiensi waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan rumah.

Namun, internet tidak hanya digunakan untuk memperluas pengetahuan, memperkaya sumber belajar, dan berbagi ilmu, tetapi juga untuk hal-hal negatif, seperti mengakses pornografi. Oleh sebab itu, dibutuhkan bimbingan dan pengawasan dari para guru untuk mengawasi siswanya dalam menggunakan internet. Guru harus memperkenalkan penggunaan internet yang aman kepada siswa mulai dari Sekolah Dasar agar mereka terhindar dari pengaruh buruk yang ditimbulkan oleh internet. 

Oleh sebab itu, peran guru sebagai tenaga pendidik sangat penting dalam dunia pendidikan. Menurut UU No. 20 Pasal 39 ayat 2 peran seorang pengajar atau pendidik selain mentransformasikan  ilmu pengetahuan yang dimilikinya  kepada anak didik juga bertugas melakukan pembimbingan dan pelatihan serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada  masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi.

Guru merupakan teladan dan penyemangat siswa dalam belajar. Kasih sayang dan perhatian yang diberikan guru akan menjadikan siswa menjadi manusia yang berakhlak mulia. Pengetahuan yang didapatkan melalui internet menjadikan siswa manusia yang berkualitas. Sehingga guru dan internet adalah dua hal yang tidak dapat terpisahkan dalam mencapai visi dan misi pendidikan nasional, yaitu memberdayakan semua warga negara Indonesia. Sehingga berkembang menjadi manusia yang berkualitas yang mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

  kode:
Iklan
menerima tulisan
 

All copyrights property of third party used in this site and its corporate sites still owned by respective owners.