Artikel » Kolom

Surat Cinta dari Kemahasiswaan UNP

Oleh: Arif Boy Wilson
Minggu, 30 November 2014 | 00:18:00 WIB Share
Surat Cinta dari Kemahasiswaan UNP

Surat Cinta dari Kemahasiswaan UNP:  

Menginjak masa-masa perkuliahan,  mahasiswa akan menjalani proses pendewasaan. Mahasiswa akan bersosialisasi dan berkomunikasi dengan banyak orang dari berbagai latar belakang, misalnya dengan dosen, staf kampus, rekan-rekan seperjuangan, dan lain-lain. Namun, dalam prosesnya di bagian Kemahasiswaan, banyak ditemukan mahasiswa yang belum terbiasa dengan hal ini. Mereka canggung dan seakan takut dalam berurusan yang akhirnya berujung kesalahpahaman. Padahal di sini, Universitas Negeri Padang adalah “rumah” kita sendiri. Berikut ini tips agar Ananda dapat bersosialisasi dan berkomunikasi dengan baik, dan pada akhirnya Ananda akan mendapatkan pelayanan yang baik pula.

Pertama, awali dengan senyuman. Senyum adalah satu kata yang menggambarkan bahwa sesungguhnya kita dilahirkan untuk bahagia. Senyum adalah awal yang baik dan mampu mengubah mood seseorang. Senyuman yang tulus juga merupakan salah satu ciri kesucian hati. Setiap orang butuh senyuman, baik dari dirinya sendiri maupun dari orang lain. Di kantor, kampus, sekolah, dan tempat apapun akan menjadi hampa tanpa senyuman. Mulailah dengan senyuman.

Kedua, salam dan sapalah dengan perkataan baik dan lembut. Ucapkan “Assalammualaikum” atau “selamat pagi” terlebih dahulu. Ini akan mencerminkan kesopanan Ananda. Slogan “Anda Sopan Kami pun Segan” bukanlah sekadar kata-kata. Tetapi, pada kenyataannya beberapa mahasiswa bahkan langsung mengatakan urusan mereka tanpa senyum, salam, dan sapa. Mungkin tidak akan ada yang menyalahkan dan memarahi, namun dengan berperilaku demikian, Ananda akan meminimalisir pelayanan yang akan diperoleh.

Ketiga, berpakaianlah dengan sopan dan utarakan masalah Ananda dengan jelas dan tidak berbelit-belit. Hal ini bertujuan agar Ananda mendapatkan solusi yang tepat untuk permasalahan Ananda.

Keempat, pamitlah ketika semua urusan Ananda telah selesai. Tidak sedikit mahasiswa yang langsung pergi begitu telah selesai berurusan. Ini bukanlah tindakan yang sopan. Beberapa orang mungkin tidak akan mempermasalahkan hal demikian. Namun, yang rugi adalah mahasiswanya karena perilaku ini tidak baik dan akan terbawa apabila nanti mereka akan melamar pekerjaan atau sudah bekerja. Tidak sedikit juga orang yang gagal saat melamar pekerjaan hanya karena terlihat kurang sopan ketika wawancara.

Kelima, isilah buku tamu dengan data-data yang sebenarnya. Ini akan membantu tindak lanjut penyelesaian masalah Ananda.

Mudah-mudahan tips yang diberikan dapat bermanfaat bagi Ananda.

Share on:

Komentar

zakiya
Alamat/kota
Sabtu
06 Desember 2014 | 16:31:00 WIB
saran... untuk setiap penulis... saya pribadi, juga bukan penulis yg baik, namun alangkah lebih baiknya, tulisan saudara di periksa oleh 3 sampai 5 orang agar tulisannya lebih "indah" kaya akan kosa kata akan menjadikan retorika menjadi lebih indah.. semoga lain kali diksi-nya di perhatikan 

Kirim Komentar

  kode:
Iklan
menerima tulisan
 

All copyrights property of third party used in this site and its corporate sites still owned by respective owners.