Artikel » Artikel/Umum

Berutang Membuat Kaya

Oleh: M. Arifin
Kamis, 25 September 2014 | 13:03:00 WIB Share
Berutang Membuat Kaya

Berutang Membuat Kaya: M. Arifin, S.Pd. M.Pd

Pikiran positif merupakan  awal dari tindakan yang bisa membuat perubahan menuju pada kesuksesan.  Karena itu, gunakanlah pikiran positif untuk mendukung tindakan, bukan untuk mensabotase kesuksesan diri sendiri.

Supaya bisa menjadi kaya dari berutang, diperlukan beberapa pola pikir yang  mendasarinya.  Dengan pola pikir ini, maka kondisi kaya dari berutang menjadi sangat mungkin.  Penolakan pada pola pikir seperti ini akan menjauhkan dari menggunakan utang sebagai alat menuju kaya.  Dan menyebabkan cenderung akan menghindari utang.

Untuk mewujudkan impian menjadi kaya, tentu saja harus mengganti file-file buruk dalam benak yang menyatakan utang itu tidak baik.  Gantilah file tersebut itu dengan file positif.  Misalnya, dengan berutang  itu usaha akan lebih, cepat berkembang, dibandingkan dengan mengelola uang sendiri yang jumlahnya tidak banyak, dan sebagainya.

Pengendalian utang tergantung kepada siapa yang mengelola.  Utang bisa buruk di tangan orang yang lemah dan tidak kreatif.  Sebaliknya, utang bisa baik di tangan orang yang kuat dan memiliki daya cipta.  Itulah sebabnya, bila ingin menjadi kaya dari berutang, harus mempunyai kualitas dalam mengelola utang.  Haruslah yakin bahwa utang adalah hal yang baik. Dengan demikian, berarti seolah membuka pintu peluang menggunakan utang dengan sebuah rencana yang baik.  Mungkinkah seseorang membuat rencana yang baik akan sesuatu yang menurutnya buruk? Demikian pula halnya dengan utang.  Utang adalah akses keuangan yang cepat. Dibandingkan menabung, maka utang bisa menyediakan uang dengan lebih cepat. Kecepatan memperoleh uang ini adalah keunggulan utang.

Berbisnis dengan bermodalkan dari utang akan beresiko besar jikalau belum tahu apa-apa tentang bisnis tersebut.  Atau mempercayakan begitu saja bisnis tersebut pada orang lain yang juga belum berpengalaman.  Atau jika berbisnis di bidang yang sudah ditinggalkan orang lain dan berbisnis di bidang yang melawan pesaing yang sudah besar.  

Tapi, resiko bisnis itu akan mengecil jika sudah berpengalaman di bisnis tersebut atau bekerja sama dengan orang yang telah berpengalaman.  Modal bisnis bukanlah semuanya dari yang mengelola, tapi ada juga dari orang lain.  Atau dengan membeli waralaba bisnis yang sudah terbukti kehandalan sistemnya. Terbukti, banyak cara untuk mengecilkan resiko bisnis.  Bila hal demikian yang dilakukan, maka berutang pun untuk mendapat modal bisnis, kemungkinan untuk sukses menjadi lebih besar.

Orang-orang yang benar-benar kaya adalah orang-orang yang mempunyai fondasi kekayaan tersebut, dan mereka menggunakan utang sebagai salah satu sumber kekayaannya.  Orang kaya yang tidak menggunakan utang, maka kekayaannya sangat mungkin terbatas.  Tetapi, orang kaya yang juga menggunakan utang, kekayaannya bisa bertambah dengan cepat.

Pada praktiknya, mulailah tidak alergi dengan lembaga-lembaga keuangan seperti bank.  Bahkan, bukan sekadar tidak alergi, tapi mulai senangi dengan fungsi bank yang lain, yakni memberi pinjaman atau utang.  Inilah sebenarnya fungsi bank yang lebih hebat dari memberikan keamanan pada uang tabungan yang disimpan di sana.  Bank adalah sumber uang, dan berutang adalah jalannya.

Alasan penting kenapa utang harus dikembalikan adalah kepercayaan.  Apabila terlambat atau tidak mengembalikan utang, maka kepercayaan orang lain akan menurun dan akhirnya menjadi rusak. Ini merupakan kondisi yang sangat buruk.  Bila orang lain sudah tidak lagi percaya, maka jalan menuju sukses semakin kecil, terjal dan akan lebih banyak rintangannya.  Awal dari kesuksesan adalah kepercayaan orang lain.

Sayangnya, banyak orang yang sama sekali tidak mengindahkan hal tersebut.  Mereka menukar kepercayaan dengan uang.  Sungguh disayangkan.  Padahal bila kepercayaan sudah ternoda, uang sebanyak apapun tidak akan bisa menggantinya.

Berutang untuk membuat kaya, dan jika sudah kaya, jangan lupa berbagi, karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Dan untuk mempercepat kaya, dongkraklah dengan memperbanyak sedekah. Insya Allah harapan untuk menjadi orang kaya akan terujud.

Adalah yang perlu diingat, jangan pernah membayar hutang dari gaji, karena utang yang baik adalah utang yang dibayarkan orang lain kepada kita. Utang yang buruk adalah utang yang dibayar dengan keringat sendiri.

Ada sebagian orang mengartikan bahwa utang adalah buruk. Ada pula orang yang mengartikan bahwa dengan berutang bisa membuat kita merasai kenikmatan yang tadinya tidak terjangkau.

Membayar utang dengan mudah ada caranya, bahkan membuat Anda semakin kaya. Hutang mobil, rumah atau apapun perhatikanlah jenis-jenis utang berikut. Setiap kali berutang uang kepada seseorang, kau menjadi pegawai uang mereka. (Robert T. Kiyosaki)

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

  kode:
Iklan
menerima tulisan
 

All copyrights property of third party used in this site and its corporate sites still owned by respective owners.